|
Rabu, 21 Desember 2011
Kegiatan Dakwah
Tabligh Akbar di Mesjid Agung Kota Karawang
Karawang 1
Dakwah di Karawang
Tabligh Akbar di Mesjid Agung Kota Karawang
PT Delli pindo sebagai panitia penyelenggara tabligh akbar menyambut tahun baru islam penuh kehawatiran setelah mendapat konfirmasi pada malam minggu dari pihak Al-Idrisiyyah bahwa Syekh Mursyid Al-Idrisiyyah kemungkinan tidak akan bisa mengisi tausiyyah besok karena sudah dua hari sakit dan belum kunjung sembuh dan panitia diminta bedoa dan bertawakal
Atas izin Allah jam 03 pagi Syekh Muhammad Fathurrahman yang sudah kelihatan segar beserta rombongannya sudah melaju menuju karawang. Ketika memasuki lokasi kegiatan sudah tampak kesiapan panitia, aparat pemerintah para ulama, habaib dan tidak kurang dari seribu kaum muslimin yang didominasi kaum hawa memadati tempat.
Dalam tausiyyahnya ia menyampaikan pentingnya mengambil I’tibar dibalik peristiwa hijrah yag menjadi awal kalender islam. Pertama pembelajaran yang harus diambil oleh kaum muslimin hari ini, semangat mempertahankan dan meningkatkan keimanan sebagai modal utama dalam mengarungi kehidupan apalagi tantangan negative moderenisasi, nabi dan sahabat-sahabatnya telah membuktikan usaha tersebut walau harus dibayar dengan penderitaan, meninggalkan keluarga, saudara, perusahaan, harta bahkan nyawa
Kedua meneladani kepemimpinan nabi dimana ketika peristiwa hijrah beliau lebih mengutamakan sahabat-sahabatnya terlebih dahulu menyelamatkan diri dengan berhijrah sementara tinggal beliau belakangan beserta sahabat dekatnya abu bakar. Akan tetapi fakta hari ini para pemimpin berbalik 180 drajat dengan kepemimpinan hamba yang mulia ini.
Ketiga mulusnya proses hijrah ini sangat kental dengan pertolongan allah, dimana ketika nabi dan abu bakar bersembunyi di dalam gua tsur allah menjadikan seekor merpati yang tengah mengerami telurnya dan laba-laba yang membuat sarangnya sebagai jebakan bagi orang kafir untuk mengurungkan niatnya masuk ke dalam gua
Keempat, kaum muslimin dimanapun berada untuk bahu membahu, hormat menghormati mewujudkan ukhuwah islamiyyah walaupun problematika umat yang senantiasa menghalangi persaudaraan ini sangat banyak khilafiyah, kemiskinan, kebodohan, fanatisme golongan dll.
Setelah mengisi tausiyyah rombongan menuju pesantren Nahdatul Ishlahiyyah masih di kota karawang yng telah bergabung dengan Al- Idrisiyyah beberapa tahun yang lalu. disana dilaksanakan prosesi penalqinan puluhan jamaah dari karawang dan cikampek. lalu cara diakhiri dengan makan dan shalat berjamaah
|